PARA PARA PARADISE!!! (KARIMUN JAWA SUPER DUPER ISLAND)
—
Pertemuan Djodoh - Abdoel Moeis
Ini adalah sebuah roman tahun 1932 yang bercerita tentang perang pemikiran antara pemikiran terpelajar dan terbuka dengan pemikiran adat/budaya perihal mencari pendamping hidup.
(via kurniawangunadi)
— itu yang saya rasakan
“ᴼᵛᵉʳ ᵗʰᵉ ʸᵉᵃʳˢ ᴵ ˢᵖᵉᶰᵗ ᵃ ᵍʳᵉᵃᵗ ᵈᵉᵃᶫ ᵒᶠ ᵗᶦᵐᵉ ʷᶦᵗʰ ᵐʸ ᵉʸᵉˢ ᶜᶫᵒˢᵉᵈ, ᶦᵐᵃᵍᶦᶰᶦᶰᵍ ᵐʸˢᵉᶫᶠ ʰᵃᵛᶦᶰᵍ ᵗʰᵉ ᵐᵒˢᵗ ʷᵒᶰᵈᵉʳᶠᵘᶫ ᵃᵈᵛᵉᶰᵗᵘʳᵉˢ ᵇʸ ᵗʰᵉ ˢᵉᵃˢᶦᵈᵉ⋅ ᴰᵒᶦᶰᵍ ᵗʰᶦᶰᵍˢ ᵒᶰᵉ ᶜᵃᶰ ᵒᶰᶫʸ ᵈᵒ ᶦᶰ ᵈᵘˢᵏ ᵃᶰᵈ ᵍᶫᵒʷ ᵃᶰᵈ ᵐᶦᵈˢᵘᵐᵐᵉʳ ᵈʳᵉᵃᵐˢ, ᵃˢ ᶦᶠ ᵗʰᵉ ᵇᵃᶜᵏ ᵒᶠ ᵐʸ ᶜᶫᵒˢᵉᵈ ᵉʸᵉᶫᶦᵈˢ ʷᵉʳᵉ ᵃ ˢᶦᶫᵛᵉʳ ˢᶜʳᵉᵉᶰ ᵃᶰᵈ ᴵ ʷᵃˢ ᵃ ˢᵉᶰᵗᶦᵐᵉᶰᵗᵃᶫ ᵖʳᵒʲᵉᶜᵗᶦᵒᶰᶦˢᵗ ʷᶦᵗʰ ʰᵘᶰᵈʳᵉᵈˢ ᵒᶠ ᶠᵃᶰᶜᶦᶠᵘᶫ ʳᵉᵉᶫˢ ᵃᵗ ʰᵃᶰᵈ, ᵃᶫᶫ ʳᵉᵃᵈʸ ᵗᵒ ʳᵒᶫᶫ⋅
(Source: putonyourwarmfuzzysweater, via doitlikeadam)
banyak salah, banyak belajar
akhir-akhir ini ada yang berbeda di hidup saya. agak terasa lebih berat dari biasanya. bukan hanya karena saya lagi dalam masa tugas akhir/skripsi, tapi karena beberapa hal yang menimpa saya dalam kurun waktu yang beruntun. semacam cobaan atau apa ini saya tidak mengerti.
untuk mendapatkan data yang merupakan penunjang isi sripsi, saya harus pergi ke beberapa instansi pemerintah yang birokrasinya sungguh rumit. diluar ekspektasi. saya dilempar kesana dilempar kesini. disuruh menghadap bapak itu, sesampai ke bapak itu disuruh ke ibu yang disana, ibu yang disana menyuruh untuk kembali lagi minggu depan. karena suratnya belum di proses. begitulah realitanya.
lalu esoknya saya menemani seorang teman yang ingin membuat surat ijin survey dan penelitian di kesbangpolinmas jawa tengah. sepulangnya dari sana motor saya dicegat polisi lantas. yep, plat saya sudah mati. ternyata saya tidak sadar belum membayar paja motor 2 tahun belakangan. jujur saja, saking sibuknya dengan urusan yang tidak penting, saya melupakan salah satu urusan yang harusnya penting. singkat cerita saya dibebaskan dengan harus memberi “uang titipan” dan disarankan segera memperpanjang pajak motornya. endonesia
tanpa membuang banyak waktu esoknya saya langsung memproses pajak. dan hasilnya mencengangkan. cukup banyak biaya yang saya keluarkan. saya pasrah. yang penting urusan motor selesai.
selesai urusan motor, saya dihadapkan dengan masalah lain lagi. driver display nvidia laptop saya bermasalah. padahal sudah diinstal. alhasil saya tidak bisa menggunakan laptop dengan tampilan yang maksimal (padahal saat ini sedang butuh sekali dalam pengerjaan tugas akhir).
lagi, sinopsis tugas akhir saya agak ngadat ditengah jalan dikarenakan file yang harusnya bisa di jadikan referensi ternyata tidak ada. jadi saya harus memulai dari nol lagi. mengetik ulang lagi dan menambahkan data-data yang telah saya dapatkan sebelumnya. saya mulai berfikir, apakah ini yang dinamakan dengan cobaan. mungkin dikehidupan-kehidupan dibelakang cobaan juga sudah sering saya rasakan. apakah ini pertanda saya diingatkan oleh Allah untuk lebih ‘dekat’ lagi dengan Nya. ah, sudahlah. saya rasa itu benar.
tidak ada ruginya kita lebih banyak lagi mengingat Allah adan lebih dekat dengannya. kalo kata almarhum uje, yang minta sedekah tangan satu aja mendapatkan duit, apalagi kita meminta pada Allah dengan kedua tangan kita. insya Allah.
terhadap masalah-masalah yang saya alami saya anggap ini bukan sekedar cobaan dan teguran. tapi saya anggap ini sebagai pembelajaran. tentu saja untuk lebih baik lagi kedepannya. banyak salah, banyak belajar.
bismillah lancarkan ya Allah.
wassalam



