aku ini biasa-biasa saja. biasa bermimpi tinggi-tinggi. biasa berangan panjang-panjang. biasa mencinta dalam-dalam. dalam diam. dalam hati

di sebuah pagi

udah lama ga ngepost lagi. terlalu sibuk sama tugas. aduh, ngomong kata tugas gitu rasanya miris sekali. miris antara takut ga selese atau bosen akut. tapi yang jelas gimanapun pandangannya soal tugas, ia tetap harus diselesaiin sesuai deadline.

ngomong-ngomong soal tugas, ternyata ga aku aja yang ribet. kekasih juga sepertinya merasakan hal yang sama. malah kayanya dia lebih akut. wajar mungkin ya karena dia ada di semester ‘awal’ buat yang namanya ‘tasks invasion’ alias serangan tugas yang membabi-buta. jadi terkadang efeknya sering keliatan di hubungan kita. kadangkala ada rasa jenuh tiap kali ketemu bahasnya pasti masalah tugas-tugas dan tugas. aku sebenarnya udah menyadari hal itu. tapi perlahan aku coba untuk membiasakan diri untuk ngga membawa topik itu saat kita ketemuan. karena sekarang ketemu udah jadi momen yang agak susah. jadi kalo sekalinya ketemu ya harus dimanfaatin dengan baik. ngomongin yang baik-baik. supaya hasilnya juga baik.

dan seiring berjalannya waktu, hubungan kita yang masih baru dan belum ada apa-apanya ini mulai diperlihatkan pada fase menyamakan prinsip dan keinginan. ada hal-hal yang aku masih ngga paham dengan tingkah dan pola fikirnya. tapi terkadang naluri dan positive thinking-ku mencoba untuk mampu memahaminya. aku paham ga selamanya hubungan ini berjalan mulus dan biasa-biasa aja. pasti ada satu dua hal yang menjadi halangan didepan sebagai bahan cobaan untuk kita bisa lebih baik lagi kedepannya. 

kadangkala sikapnya yang ngga biasa bikin aku jadi kepikiran terus menerus. kalau aku bilang lebay sih mungkin ya. tapi lebih lebay lagi mungkin kalo aku sama sekali ga memperdulikannya. tapi aku ga bisa. kalo baginya ini suatu hal yang biasa aja, atau mungkin ada yang lebih dari ini, tapi bagi aku ini ngga biasa. faktanya, begitulah wanita. ada faktor-x yang kadangkala ga biasa ia jelasin secara gamblang pada kita. sekalipun sama pacar sendiri. in case, aku ga nganggap ini sesuatu yang serius. lebih prinsipnya lagi aku pengen ini semua berjalan apa adanya. aku bisa paham dan bisa nerima keadaannya seperti itu. aku paham dengan situasinya.

well universe, i really really love her. jadi apapun inginnya, aku ingin selalu ada untuk jadi pewujudnya. aku bahagia kalau dia bahagia. aku bahagia liat setengah lingkaran kebawah di wajahnya. dan aku lebih bahagia lagi kalo suatu saat, ia butuh aku di situasi sesulit apapun. i was imagine that, oney :’)

selamat pagi, selamat melanjutkan tugas lagi.
i just try ma best, and given ma all 21020110141057 

Friday, May 4, 2012
"kian hari kita sibuk dengan dunia kita. semoga hasilnya maksimal. buat orang tua bangga. amin"
aku dan dia
Saturday, April 28, 2012
Tuesday, April 24, 2012
"maka benar ketika ada yang mengatakan : segala yang berlebihan itu tidak baik. lebih baik biasa-biasa saja, secukupnya saja, sebutuhnya saja"
pada suatu malam
Friday, April 20, 2012
"pelan-pelan. salah dikit ngga apa-apa. namanya juga belajar. #untukapapun"
"menyanyangi ibu tidak perlu dengan materi. do’akan untuknya tiap selesai sujudmu pada Allah. do’amu akan memeluknya dari kejauhan. mengecup keningnya dengan untaian kasih. bersimpuh dalam rindu ~"
Thursday, April 19, 2012

sehat itu mahal

entah apa yang aku fikirkan sekarang hingga terbesit keinginan untuk numblr dan menceritakan apa yang terjadi di kehidupanku saat ini (buset bahasanya rapih bener baangg). aku rasa karena jenuh. jenuh dan bosan. bosan dan jenuh. halah sama aja. kenapaaaa ?

well, sudah 2 hari ini aku terbaring tak berdaya di kasur. mau ngapa-ngapain ga bisa. mau jalan ga bisa. ambil ini gabisa. ambil itu gabisa. dan yang paling keselnya, ke kamar mandi pun ga bisaaaa. semua gara-gara engkel kaki kiri yang ukurannya sudah tak lazim lagi ini. ya, semacam bengkak, memar atau apalah namanya itu. tak perlu aku bahas panjang lebar kenapa bisa kejadian kaya gini. tapi intinya aku cuma mau bilang satu hal :

JAGALAH SEHATMU SEBELUM DATANG MASA SAKITMU

kan kalo begini yang paling dirugikan ya aku sendiri. kalo biasanya aku yang ga bisa diem ditempat karena sibuk sama kuliah, kegiatan begana begono begini, sibuk ini sibuk itu, tapi karena ini semua hal itu untuk sementara waktu ga bisa lagi aku lakuin, bray. cakep.

aku cuma bisa diam terpaku bersama si mac, si bb putih, beberapa botol air mineral, dan dua macam minyak gosok untuk sedikit meringankan rasa sakit di engkel ini. yaaa. cuma mereka. 24jam menemani. ditambah lagi rasa nyeri ini membuat aku ga bisa memejamkan mata sebentarpun. alamak sedihnyooo

kalo kubilang lebay sebenarnya bisa aja. tapi ini emang realitanya kaya gini. ngapain dibikin drama. dibikin sinetron sih gapapa. hhhaaaaalah. serius wooy ! haahhahahaha.

eet. bisa-bisanya ketawa. padahal udah 2 malam belom tidur. modar. langsung lemes

oke, sekian dulu. laen waktu kita sambung lagi. kalo ada yang bisa diambil ya diambil, kalo ga ada ya anggap aja lagi baca buku cerita anak-anak jaman dulu dari dalam lemari tua yang udah ga pernah dibuka lagi dan sampulnya udah digigit kecoa.

wassalam
pipis, love, and galau ~

Tuesday, April 10, 2012
Thursday, April 5, 2012
Wednesday, April 4, 2012
"dewasa itu tumbuh. aku belajar dewasa dari mencintanya. dari mencoba memahami seluk beluk ingin hatinya."
pada suatu pagi
 
Next page